Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berapa Umur Hewan untuk Aqiqah yang Sebaiknya Digunakan, Simak Agar Ibadah Lebih Sempurna

Daftar Isi [Buka]

AqiqahAbahHusein.id - Dalam Islam, saat anak berusia tujuh hari sesudah lahir, dianjurkan untuk orang tuanya mengaqiqahinya dengan menyembelih dua kambing untuk anak lelaki, dan cukup satu kambing untuk anak wanita. Tetapi berapa umur hewan untuk aqiqah sebaiknya digunakan dalam ibadah aqiqah ini?


Berapa Umur Hewan untuk Aqiqah
Berapa Umur Hewan untuk Aqiqah


Ada pendapat yang paling shahih di kelompok ulama Syafiiyah. Persyaratan mengenai berapa umur hewan untuk aqiqah yang sebaiknya digunakan.


Berapa Umur Hewan untuk Aqiqah

Berapa hewan yang dapat dipakai untuk aqiqah, baik dari tipe, umur hewan untuk aqiqah, kesehatannya, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hewan yang digunakan untuk berqurban.


Dalam kitab Fathul Qarib, Syaikh Muhammad bin Al-Qasim menjelaskan sebagai berikut;


واعلم ان سن العقيقة وسلامتها من عيب ينقص لحمها والاكل منها والتصدق ببعضها وامتناع بيعها وتعينها بالنذر حكمه على ما سبق في الاضحية


Dengan memperhatikan berapa umur hewan aqiqah, keadaan fisik yang sempurna (tidak cacat) maka kualitas daging yang dihasilkan bisa lebih maksimal.


Dalam kitab Hasyiatul Bajuri disebut jika dari sisi umur hewan aqiqah dan qurban, kambing atau domba domba (adh-dha'n) yang dapat dipakai minimum sudah berusia satu tahun, dan kambing kacang (al-Ma'z) sekurang-kurangnya telah berusia dua tahun.


Kesamaa dalam segi umur hewan aqiqah antara ibadah aqiqah dan qurban sebenarnya sama yaitu umur minimum kambing aqiqah ialah satu tahun untuk tipe kambing domba, dan untuk jenis kambing kacang minimum telah berusia dua tahun.


Syaikh Al-Bajuri berbicara sebagai berikut;


ويجزئ فيها الجذع من الضأن وهو ماله سنة وطعن في الثانية والثني من المعز وهو ما له سنتان و طعن في الثالثة


Dan memenuhi untuk kurban ialah al-jaza' dari tipe kambing domba, yakni kambing domba yang telah berusia setahun dan telah masuk tahun ke-2 , dan al-tsaniyi dari tipe kambing kacang, yakni kambing kacang yang telah berusia 2 tahun dan masuk tahun ke-3 .


Akan tetapi, ada beberapa ulama yang memiliki pendapat berlainan berkenaan umur minimum kambing untuk kurban dan kambing.


Beberapa ulama memiliki pendapat jika untuk kambing domba, minimum telah berusia enam bulan, beberapa kembali memiliki pendapat minimum berusia delapan bulan.


Untuk kambing kacang, beberapa memiliki pendapat jika minimum berusia satu tahun, baik untuk kurban atau aqiqah.


Di Jawa, ada metode untuk mengetahui berapa umur hewan untuk aqiqah yaitu dikenal dengan istilah Poel.


Poel merupakan keadaan hewan aqiqah yang sudah tanggal salah satu gigi depannya, setiap 1 gigi yang telah tanggal itu menandakan sudah berumur satu tahun (sudah layak digunakan ibadah aqiqah atau qurban).


Ini sebagimana disebut dalam kitab Kifayatul Akhyar berikut;


ولا يجزئ من الضأن الا الجذع وهو من الغنم ما له سنة على الأصح و قيل ما له ستة أشهر وقيل ثمان وأما الثني من المعز فما له سنتان على الأصح وقيل ما له سنة و دخل في الثانية


Tidak memenuhi dari kambing domba terkecuali al-jaza', yakni minimum berusia satu tahun menurut opini yang lebih shahih.


Beberapa ulama berpendapat; Minimum berusia enam bulan. Beberapa kembali berpendapat; Minimum berusia delapan bulan.


Adapun kambing aqiqah jenis kacang, karena itu minimum berusia dua tahun menurut opini yang lebih shahih. Beberapa ulama berbicara; Minimum berusia satu tahun dan masuk tahun ke-2.


Lalu hewan apa yang paling utama untuk jadi aqiqah? Sebagian besar ulama setuju jika hewan yang dibolehkan untuk aqiqah diantaranya:

  1. unta
  2. sapi
  3. kambing

Akan tetapi, beberapa ulama sama-sama berbeda opini berkenaan hewan yang mana paling utama untuk aqiqah.



Baca Juga: Tips Memilih Hewan Aqiqah


Syarat Hewan untuk Aqiqah

Untuk tipe hewan yang hendak dipakai untukaqiqah adalah hewan ternak, yakni domba atau kambing. Tidak ada bimbingan yangmengatakan tipe kelaminnya. Dan persyaratan penyeleksian hewannya, kuranglebih sama dengan penyeleksian hewan untuk kurban yaitu:


  • Hewan harus sehat jasmaninya, jangan cacat
  • Bisa betina atau jantan
  • Bukan hewan curian
  • Jika Kambing, umurnya harus minimum satu tahun (masuk tahun ke-2)
  • Jika Domba, umurnya harus minimum enam bulan (masuk tahun ketujuh)


Jumlah Hewan yang Disembelih

"Barangsiapa antara kalian yang inginmenyembelih (kambing) karena kelahiran bayi karena itu sebaiknya dia kerjakan untuklaki-laki dua kambing yang serupa dan untuk wanita satu kambing." (Hadits Riwayat Abu Dawud, Nasa'I, Ahmad)


Dari hadist di atas sudah terang disebutkan bahwa aqiqah untuk anak lelaki diwajibkan 2 ekor kambing. Dan anakperempuan cukup 1 ekor kambing.


Jenis Kelamin Kambing untuk Aqiqah

Berbeda dengan umur hewan aqiqah, penggunaan jenis kelamin yang digunakan tidak diperlsoalkan.


Tidak ditentukan dalam penggunaan hewan kambing aqiqah harus jantan atau mesti betina. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


عن الغلام شاتان وعن الجارية شاة لايضركم أذكرانا كن أم إناثا


"Untuk anak lelaki dua kambing, dan untuk anak wanita satu kambing, dan tidak memudharati kalian apa kambing-kambing itu jantan atau betina." (HR. Ashhabus Sunan, dan dishahihkan Syeikh Al-Albany)


Berbicara Al-‘Iraqy rahimahullahu (meninggal dunia tahun 806 H):


وَالشَّاةُ تَقَعُ عَلَى الذَّكَرِ وَالْأُنْثَى مِنْ الضَّأْنِ وَالْمَعْزِ فَاخْتَارَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي عَقِيقَةِ وَلَدَيْهِ الْأَكْمَلَ وَهُوَ الضَّأْنُ وَالذُّكُورَةُ مَعَ أَنَّ الْحُكْمَ لَا يَخْتَصُّ بِهِمَا فَيَجُوزُ فِي الْعَقِيقَةِ الْأُنْثَى وَلَوْ مِنْ الْمَعْزِ كَمَا دَلَّ عَلَيْهِ إطْلَاقُ الشَّاةِ فِي بَقِيَّةِ الْأَحَادِيثِ


"Dan الشاة (kambing) -dalam bahasa arab- meliputi jantan dan betina, baik dari tipe المعز (kambing yang memiliki rambut) atau tipe الضأن (domba/kambing yang dengan bulu tebal).


Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pilih saat aqiqah ke-2 cucunya pilih yang paling prima, yakni domba jantan, dan ini bukanlah penekanan, karena itu bisa dalam aqiqah menyembelih kambing betina walau dari tipe المعز, seperti ini diperlihatkan oleh kemutlakan lafadz الشاة dalam hadist-hadist lainnya." (Tharhu At-Tatsrib, Al-‘Iraqy 5/208).


Kesimpulan Berapa Umur Hewan untuk Aqiqah

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa umur hewan aqiqah harus yang sudah layak. Artinya sudah mencapai umur 8 atau satu tahun.


Untuk hewan aqiqah tidak dipermasalhkan mau menggunakan hewan aqiqah dengan jenis kelamin apa.


Demikian artikel mengenai Berapa Umur Hewan untuk Aqiqah, terimakasih telah berkunjung. Wasalamungalaikum, Wr, Wb.

close