Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bolehkah Aqiqah Dicicil, Berikut Dalil Beserta Penjelasannya

Daftar Isi [Buka]

Ayah Bunda mungkin sudah tahu jika anak lelaki di hari ke-7 alangkah baiknya langsung dilaksanakan aqiqah dengan pemotongan dua kambing, dan wanita dengan 1 ekor kambing. Tetapi bagaimana saat orangtua tidak sanggup aqiqah, bolehkah aqiqah dicicil anak lelaki dengan 1 kambing, tidak dengan 2 kambing? kambing selanjutnya menyusul jika sudah mampu membeli.


Berkenaan permasalahan bolehkah aqiqah dicicil beberapa ulama berbeda pendapat karena alasan yang lain dalam permasalahan ini. Ada alasan yang menjelaskan jika anak lelaki diaqiqahi dengan 2 ekor kambing dan ada alasan yang mengatakan cukup hanya satu ekor kambing. Berikut penjabaran dalil-dalil yang mendasari perbedaan pendapat ini.


Bolehkah Aqiqah Dicicil
Bolehkah Aqiqah Dicicil


Bolehkah Aqiqah Dicicil

Rasanya benar-benar sangat menyenangkan sekali saat kelahiran anak lelaki yang dinanti pada akhirnya diwujudkan. Namun janganlah lupa untuk lakukan proses aqiqah untuk si buah kesayangan yang sudah selamat lahir ke dunia ya. Proses aqiqah yang disebut salah satunya beribadah sunnah itu benar-benar dianjurkan untuk orang-tua yang sanggup secara keuangan.


Beribadah aqiqah untuk bayi lelaki umumnya dilaksanakan dengan menyembelih 2 ekor kambing sekalian. Bila Anda memakai jasa service aqiqah untuk menolong proses penerapan aqiqah, nanti jumlah kambing yang dibeli dan disembelih 2 ekor. Hingga ongkosnya akan naik sampai 2x lipat dari harga yang tercantum dari daftar.


Sudah pasti ini datangkan permasalahan untuk orang-tua yang uangnya masih tidak cukup untuk lakukan aqiqah. Lantas pertanyaannya : bolehkah aqiqah dicicil, hingga ongkosnya dapat semakin enteng untuk orang-tua? Nach, pada artikel ini kami akan mengulas jawaban tentunya!


Pertanyaannya Bolehkah Aqiqah Dicicil Sampai Keadaan Mampu

Secara umum, langkah aqiqah anak laki - laki dengan menyembelih 2 ekor kambing sekalian. Proses pemotongan kambing ini dapat dilaksanakan sendiri atau diberikan kepada pihak jasa service aqiqah terbaik seperti Sinar Aqiqah. Tetapi ada saatnya orang-tua mempunyai bujet yang kurang hingga nanti cuma dapat menyembelih 1 ekor lebih dulu.


Nach, berkenaan pertanyaan bolehkah aqiqah anak lelaki dicicil, jawabnya memang boleh saja. Jawaban dari pertanyaan itu tercermin pada hadist Sunan Abu Dawud, no. 2841, yang pokoknya bercerita mengenai Rasul yang mengakqiqahi Hasan dan Husain dengan masing-masing 1 kambing.


Hingga orang-tua yang cuma dapat menyembelih 1 ekor kambing untuk 1 anak lelaki (atau 2 ekor kambing untuk 2 anak lelaki, dan seterusnya), telah terhitung sudah melakukan aqiqah. Kemampuan mengenai aqiqah yang dicicil ini diperkokoh dengan pengucapan Syekh Nawawi Banten yang menjelaskan bila orang-tua telah mempraktikkan sunah aqiqah bahkan juga bila prosesnya dicicil (untuk bayi laki-laki).



Dalil Penguat Bolehkah Aqiqah Dicicil

Apabila dimasa yang akan datang orang-tua rupanya mempunyai rejeki yang berlebihan dan sanggup untuk melakukan aqiqah kelanjutan, ini dibolehkan serta benar-benar disarankan. Hingga kelak keinginan aqiqah untuk si anak dapat diperlengkapi dengan menyembelih keseluruhan 2 ekor kambing.


Tetapi demikian, ada hadist yang lain mengatakan bila 1 ekor kambing ialah batasan minimum proses aqiqah. Hadist ini dikatakan oleh Syekh Abdullah bin Hijazi As-Syarqai dalam kreasinya yang bertema Hasyiyatus Syarqawi ala-ala Tuhfatit Thullab. Hingga menyembelih 1 ekor kambing untuk anak lelaki bisa saja dibolehkan bila orang-tua betul-betul mempunyai kebatasan ekonomi.


Bagaimana Berkaitan Waktu Pemotongan Aqiqah Yang Dicicil

Waktu pemotongan aqiqah yang dicicil dapat dilaksanakan hari ketujuh, ke-14, sampai ke-21 bayi lelaki lahir untuk angsuran aqiqah 1 ekor kambing pertama. Yang angsuran ke-2 yang dipakai untuk lengkapi aqiqah pertama, dapat dilaksanakan pada ke-3 tipe hari itu, atau apabila sudah betul-betul sanggup secara keuangan.


Bolehkah Aqiqah Dicicil
Bolehkah Aqiqah Dicicil


Dengan ketentuan itu, sudah pasti orang-tua bayi lelaki benar-benar dipermudahkan saat akan melakukan beribadah aqiqah. Nanti, Anda dapat mengkoordinasikan permasalahan aqiqah yang dicicil ini dengan faksi kami untuk melakukan aqiqah bayi lelaki. Kami Paket Aqiqah Cilacap Abah Husein akan siap menjadi partner ayah dan bunda menyembelihkan kambing dengan mekanisme menyicil ini nanti untuk bayi lelaki Anda.


Dasar Hukum Jumlah Kambing Aqiqah

Pembahasan mengenai ibadah aqiqah sebenarnya sudah dari dulu. Mulai dari jumlah, umur, bentuk kambing yang untuk aqiqah, bolehkah aqiqah dicicil (seperti yang akan kita bahas kali ini) dan masih banyak lainnya. Namun semua perbedaan pendapat dari ulama ini merupakan rahmat bagi kita.


Sebelum kita membahas pertanyaan apakah aqiqah boleh dicicil, sebaiknya kita runut dulu dasar hukum mengenai jumlah kambing yang untuk aqiqah. Hal ini dikandung maksud memudahkan pemahaman ayah bunda mengenai dasar hukum aqiqah itu sendiri.


Dari Ummu Kurz Al Ka'biyyah, dia berbicara, saya dengar Rasulullah shallallahu wa ‘alaihi wa sallam bersabda,


« عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ سَمِعْتُ أَحْمَدَ قَالَ مُكَافِئَتَانِ أَىْ مُسْتَوِيَتَانِ أَوْ مُقَارِبَتَانِ.


"Untuk anak lelaki dua kambing yang serupa dan untuk anak wanita satu kambing." Abu Daud berbicara, saya dengar Ahmad berbicara, "Mukafiatani yakni yang serupa atau sama-sama bersisihan." (HR. Abu Daud no. 2834 dan Ibnu Majah no. 3162. Syaikh Al Albani menjelaskan jika hadits ini shahih)


Dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berbicara,


أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَهُمْ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ


"Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintah mereka, untuk anak lelaki aqiqah dengan 2 ekor kambing dan anak wanita dengan 1 ekor kambing." (HR. Tirmidzi no. 1513. At Tirmidzi menjelaskan jika hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani menjelaskan jika hadits ini shahih)


Dua hadits di atas secara jelas membandingkan di antara aqiqah anak lelaki dan anak wanita. Anak lelaki dengan 2 ekor kambing, dan anak wanita dengan 1 ekor kambing.


Alasan Aqiqah Anak Laki-Laki dengan Satu Ekor Kambing


Dari Ibnu ‘Abbas, dia berbicara,


أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا.


"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengaqiqiahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing seekor gibas (domba)." (HR. Abu Daud no. 2841. Syaikh Al Albani menjelaskan jika hadits ini shahih. Namun kisah yang mengatakan dengan 2 kambing, itu yang lebih shahih)


Tetapi pada kisah An Nasai lafazhnya,


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ عَقَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا بِكَبْشَيْنِ كَبْشَيْنِ


Dari Ibnu ‘Abbas, dia berbicara, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengaqiqahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing dua ekor gibas (domba)." (HR. An Nasai no. 4219. Syaikh Al Albani menjelaskan jika hadit ini shahih)


Hadits Ibnu ‘Abbas yang dikeluarkan oleh Abu Daud, tersebut yang menjadi pegangan Imam Malik untuk mengatakan jika aqiqah anak lelaki sama dengan anak wanita yakni dengan 1 ekor kambing.


Perbedaan Dalil Jumlah Kambing Aqiqah

Ulama Syafi'iyah dan Hambali menjelaskan jika disunnahkan melaksanakan aqiqah untuk anak lelaki dengan 2 ekor kambing, dan anak wanita dengan 1 ekor. Tetapi boleh melaksanakan aqiqah dengan 1 ekor kambing karean ada hadits Ibnu ‘Abbas yang mengatakan begitu.


Dan ulama Hanafiyah dan Malikiyah memiliki pendapat jika aqiqah untuk anak lelaki dan wanita itu sama yakni dengan 1 ekor, dan Ibnu ‘Umar pernah lakukan semacam itu. Saksikan Al Mawsu'ah Al Fiqhiyyah, 30: 279-280.


Opini yang Lebih Kuat

Pendapat yang rajih (semakin kuat) ialah satu kambing untuk anak laki-laki. Melaksanakan aqiqah dengan dua kambing juga perbolehkan, boleh aqiqah dicicil dengan 1 ekor kambing untuk anak lelaki, tetapi disunnahkan masih tetap dengan 2 ekor dan itu paling utama, bagaimana ayah bunda sudah terjawab pertanyaan mengenai bolehkah aqiqah dicicil?, jika belum mari lanjutkan pembahasannya.


Ibnu Bantai Al Asqolani rahimahullah menjelaskan, "Hadits-hadits ini (seperti hadits Ummu Kurz, -pen) jadi argument yang kuat untuk jumhur (sebagian besar) ulama dalam membandingkan aqiqah untuk anak lelaki dan anak wanita. Tetapi Imam Malik memiliki pendapat jika aqiqah pada ke-2 nya itu sama.


Imam Malik berargumen dengan hadits jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengaqiqahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan 1 ekor kambing. Hadits ini dikeluarkan oleh Abu Daud, tetapi tidak dapat menjadi argument.


Ada juga kisah yang dikeluarkan oleh Abusy Syaikh dari lajur lain dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas dengan lafazh "masing-masing dua ekor kambing". Dikeluarkan juga dari jalan ‘Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya kisah yang sekiranya.


Berdasar kisah Abu Daud barusan, hadits itu bukan menafikan hadits-hadits mutawatir yang menerangkan dengan tegas jika aqiqah untuk anak lelaki ialah dengan 2 ekor kambing. Namun kisah itu memperlihatkan bolehnya aqiqah kurang dari 2 ekor kambing.


Hingga disini, jumlah kambing (yakni dua ekor kambing untuk lelaki, pen) bukan persyaratan dalam aqiqah, tetapi sekedar hanya disunnahkan (disarankan) saja." (Fathul Bari, 9: 592).


Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah menjelaskan, "Aqiqahuntuk anak lelaki dan anak wanita boleh sama, yakni dengan 1 ekor kambing. Berikut opini umumnya ulama, berikut yang diputuskan oleh Ibnu ‘Abbas, ‘Aisyah, Asy Syafi'i, Ishaq dan Abu Tsaur.


Bahkan juga Ibnu ‘Umar sendiri pernah berbicara, "Aqiqah untuk anak lelaki dan wanita masing-masing dengan satu ekor kambing." (Al Mughni, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, 11: 120, Darul Fikr, 1405)


Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menerangkan, "Bila seorang tidak merasakan hewan aqiqah terkecuali satu saja, karena itu tujuan aqiqah masih tetap telah diwujudkan. Namun, bila Allah memberikannya kecukupan harta, aqiqah dengan 2 kambing (untuk anak lelaki) itu lebih afdhol." (Syarhul Mumthi', 7: 492)


Beberapa ulama yang duduk di komisi fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta' menjelaskan, "Disunnahkan aqiqah untuk anak lelaki ialah dua ekor kambing yang seumpama, dan untuk anak wanita ialah seekor kambing. Ini berdasar hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Anak lelaki diaqiqahi dengan 2 ekor kambing yang seumpama, dan anak wanita dengan 1 ekor kambing" (HR. At Tirmidzi 794, Ahmad 5: 40. At Tirmidzi menshahihkannya).


Ada hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dia berbicara, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengaqiqahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing seekor kambing" (HR. Tirmidzi 794, Ahmad 5: 39). Tetapi pada kisah Abu Daud dan An Nasai disebutkan jika aqiqah yang sudah dilakukan pada Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan 2 ekor kambing. Berikut yang lebih afdhol. 


Adapun bila disebutkan syah dengan 1 ekor kambing, jawabnya masih tetap syah seperti berlaku pada daging sembelihan yang lain. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta', pertanyaan ke-3 no. 2191, 11: 438. Yang tanda-tangani fatwa ini: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz sebagai ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi sebagai wakil ketua, Syaikh ‘Abdullah bin Qu'ud sebagai anggota).


Kesimpulan pendapat diatas, aqiqah pada anak lelaki disarankan dengan 2 ekor kambing, dan anak wanita dengan 1 ekor kambing. Bila keadaan finansial tidak mendukung maka boleh aqiqah dicicil sampai batas kemampuan.


Batas Umur aqiqah anak

Belakangan ini buat isi waktu, Mama sedang rajin turut pengkajian nih. Salah satunya topik yang diulas di pengkajian itu ialah berkenaan batas umur aqiqah anak.


Seperti dijumpai, untuk orangtua yang barusan mempunyai anak, dalam tuntunan Islam disarankan buat mengadakan aqiqah. Di situs sah NU yang Mama baca, secara harfiah aqiqah atau yang umum disebutkan aqiqah ini sebagai panggilan untuk rambut di kepala bayi.


Selainnya cukur rambut pada kepala bayi, umumnya di saat aqiqah orangtua disarankan untuk menyembelih kambing yang banyaknya disamakan dengan tipe kelamin anak. Untuk anak lelaki, Mama-Mama dan Papa-Papa perlu mempersiapkan dua ekor kambing buat disembelih. Dalam pada itu, untuk anak wanita, orangtua perlu menyembelih satu ekor kambing saja.


Penyelenggaraan aqiqah menjadi satu diantara wujud rasa sukur dari orangtua ke Allah SWT atas kedatangan sang buah kesayangan. Untuk Mama-Mama dan Papa-Papa sebagai orangtua baru, mungkin kalian bertanya berkenaan batas umur aqiqah anak.


Bagaimana keterangan secara lengkap? Baca beritanya di sini yang sudah Mama kumpulkan dari beragam sumber, ya!


Batas Umur Aqiqah Anak

Kemungkinan ada banyak orangtua yang kebingungan, apa aqiqah ini sebagai kewajiban yang penting orangtua kerjakan? Sebenarnya hukum aqiqah ini ialah sunah muakad atau sangat ditegaskan penyelesaiannya. Walau tidak harus, namun untuk orangtua yang sanggup buat melakukannya, benar-benar disarankan untuk lakukan acara aqiqah ini.


Adapun alasan berkenaan ketetapan aqiqah sudah tertera pada hadis dari Rasulullah yang mengeluarkan bunyi:


"Tiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, yang perlu disembelih pada hari ke-7 , dicukur, dan dinamakan." (HR. Ahmad)


Berdasar hadis itu bisa diambil kesimpulan jika aqiqah ini dianjurkan buat dikerjakan pada hari ke-7 sesudah bayi lahir. Opini dari Mahzab Hambali mengatakan, jika tidak mungkin jalani aqiqah pada hari ke-7 , karena itu dapat dilaksanakan pada hari ke 14. Bila tidak mungkin kembali, aqiqah boleh dicicil pada hari ke 21 selesai bayi dilahirkan.


Beberapa ulama setuju jika belum dikerjakan pada hari ke-7 karena ada argumen yang logis. Karena itu dapat dilaksanakan pada hari kelipatan tujuh selanjutnya (hari ke 14, 21, dan seterusnya).


Di lain sisi, kelompok Syafi'iyah menyakini jika aqiqah ini sebetulnya bisa dilaksanakan sepanjang umur si kecil belum akil baligh. Sebagai catatan , bila aqiqah masih terlambat sampai anak akil baligh, karena itu luruh tanggung-jawab dari orangtua untuk melakukan aqiqahnya.


Tetapi, beberapa opini ulama ada juga yang mengatakan jika acara aqiqah bisa dipandang luruh jika tidak dikerjakan lebih dari 7 hari sesudah anak lahir.


Selanjutnya, selainnya memperhatikan umur anak sebagai salah satunya persyaratan aqiqah. Hal yang lain penting diingat ialah jumlah kambing yang hendak disembelih. Seperti barusan yang sudah Mama singgung dengan singkat, ya. Untuk bayi lelaki, jumlah kambing yang dipotong ialah dua ekor, dan buat anak wanita ialah seekor.


Ini sesuai hadis Nabi Muhammad SAW yang mengeluarkan bunyi:


"Bayi lelaki diaqiqahi dengan 2 kambing yang serupa dan bayi wanita satu kambing." (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah).


Nanti, kambing yang sudah disembelih ini akan diolah dan dibagi ke beberapa tetangga sebagai rasa sukur dari Mama-Mama dan Papa-Papa atas kelahiran sang buah kesayangan.


Dalam penerapan aqiqah dibarengi dengan proses cukur rambut bayi dan penyematan nama yang bagus buatnya. Orangtua diharuskan untuk doakan sang buah hati di saat aqiqah ini. Supaya sang buah hati selalu memperoleh rida, karunia, dan hidupnya selalu diberkahi oleh Allah SWT.


Tersebut ia keterangan berkenaan batas umur aqiqah anak dan informasi-informasi yang lain mengenai aqiqah. Mudah-mudahan bisa makin buka pengetahuan dan wawawan ayah dan bunda sekalian.


Mudah-mudahan dengan adanya artikel pembahasan mengenai bolehkah aqiqah dicicil, dapat membantu menyakinkan keraguan ayah bunda yang belum mampu untuk melaksanakan aqiqah secara langsung dua kambing. Bila ada pertanyaan mengenai aqiqah, jangan ragu untuk menghubungi kami.

close